Gay Indonesia
http://gayindonesia.net
Tempat utk berbagi dan berdiskusi, persahabatan, teman dan cinta gay Indonesia



Sekarang ini Jum Sep 20, 2019 10:16 am

Waktu dalam UTC + 7 jam




Postkan topik baru Balas ke topik  [ 14 post ] 
Pengarang Pesan
PostDipost: Sab Sep 06, 2014 8:57 pm 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Sab Okt 22, 2011 9:27 am
Post: 137
Has Liked: 4 times
Been Liked: 10 times
Last week, the internet was introduced to Daniel Ashley Pierce, a young man who was disowned by his family for being gay. While Pierce received a great deal of attention (and financial support) due to the horrifying video he posted of his family's reaction, many wondered what is happening to other homeless LGBT youth who, like Pierce, have been disowned.

In a heart wrenching article in Rolling Stone, Alex Morris details what happens to teens like Pierce who lose the financial and emotional support of their families. Teens like Jackie, who was disowned by her family (and told never to contact them again) after she became the first woman to come out at her sorority. She told them, according to RS, because she didn't want them to find out any other way. She hoped that their love was unconditional.


Kutipan:
"Oh, my God, you're pregnant" was her mom's first response, before running through a litany of parental fears. "Are you in jail? Did you get expelled? Are you in trouble? What happened? What did you do?" Suddenly her mom's silence matched Jackie's own. "Oh, my God," she murmured in disbelief. "Are you gay?"

"Yeah," Jackie forced herself to say.

After what felt like an eternity, her mom finally responded. "I don't know what we could have done for God to have given us a fag as a child," she said before hanging up.


Jackie lost everything: her family, financial support, a place to stay. And while her story is painful, it's also a reality that far too many LGBT teens are facing. According to the latest statistics, LGBT youth make up more than 40 percent of the population of homeless youth. The Center for American Progress, according to RS reports that there are between 320,000 and 400,000 homeless LGBT youths living in America. And with the average coming out age dropping to 16 (due to less stigma as well as social networking), this means that many teens are coming out while their parents are still taking care of them financially. And some highly religious parents don't seem to care that their children are still in their charge, they, like Jackie's parents, just want "the fags" out.

While stories like Jackie's are important, the takeaway from the RS article is exactly how difficult it is to survive on the streets as both a homeless and an LGBT youth. When resources are low and there are hundreds of people competing for twenty beds in a shelter. For many of these teens, being disowned isn't the end of a journey of pain, it's only the beginning.


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Sab Sep 06, 2014 8:58 pm 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Sab Okt 22, 2011 9:27 am
Post: 137
Has Liked: 4 times
Been Liked: 10 times
Kisah dalam postingan di atas merupakan gambaran bahwa hingga saat itu, walau beberapa negara sudah mulai melegalkan pernikahan sesama jenis dan mengakui keberadaan kaum LGBTQ, masih banyak LGBTQ people yang mendapat perlakukan tidak menyenangkan. Bahkan dari orangtua mereka. Yup, dari orangtua yang melahirkan mereka dan dari keluarga yang memiliki hubungan darah dengan mereka.

Baru-baru ini, seperti disebutkan dalam postingan di atas, beredar video yang berhasil memberikan kita gambaran akan pahitnya coming out of the closet and accepting our sexuality. Waktu saya menonton video yang diunggah di YouTube tersebut, saya menangis membayangkan bila saya berada di posisi Daniel Pierce (remaja berusia 19 tahun yang ditolak keluarganya karena dirinya gay). Kamu bisa melihat videonya dibagian akhir dari postingan ini.

Bayangkan kamu lagi berada di acara keluarga, dimana orangtua, paman dan bibi, serta kakek dan nenekmu juga lagi berada. Lalu kamu tiba-tiba dikerubungi oleh mereka secara bersamaan. Mereka mengelilingimu dan bersikeras untuk memaksamu berhenti menjadi gay dan kembali ke jalan yang benar. As if we can turn off our sexual orientation with our magic finger snap. Karena kamu tahu jatidiri kamu yang sebenarnya, tentu kamu menolak untuk berubah hanya untuk kebahagian orang lain. Lalu, keluarga besarmu mulai naik pitam ketika kamu menolak mengikuti anjuran mereka. Mereka pun mencaci maki kamu. Memukuli mu. Dan terakhir mengusir mu dari rumah dan tak mengganggap mu lagi sebagai anggota keluarga. Apa yang akan kamu rasakan bila kamu mengalaminya?

Perasaan Daniel Pierce hancur pada hari itu. Dia tahu bahwa dia masih menyayangi keluarganya, dan masih akan terus menyayangi mereka. Tetapi dia tidak menduga bahwa mereka tak lagi menyayanginya hanya karena dia gay. Seandainya saya berada diposisi Daniel, saya pasti hancur juga. Saya tidak memiliki siapapun, selain keluarga besar saya. Dan mengetahui bahwa keluarga besarmu tidak lagi menginginkan keberadaanmu di tengah-tengah mereka adalah mimpi terburuk bagi setiap orang, saya rasa. Karena sejatinya, ikatan darah dalam sebuah keluarga menjadi ikatan terkuat di dunia, jauh melebihi hubungan/ ikatan non-hubungan-darah antar anak manusia lainnya.

Beruntung bagi Daniel, di negaranya solidaritas LGBTQ people sudah kuat. Dalam waktu beberapa hari saja, telah terkumpul uang ribuan dolar Amerika Serikat dari seluruh penjuru dunia untuknya. Karena dia otomatis tak lagi memiliki tempat tinggal, uang untuk membayar biaya kuliah dan biaya hidupnya sehari-hari. Bijaknya lagi, Daniel Pierce berjanji akan mendonasikan kembali uang yang telah ia terima tersebut ke yayasan LGBTQ yang berfokus kepada penyediaan tempat tinggal bagi remaja-remaja LGBTQ yang diusir oleh keluarganya. Yup, ternyata secara statistik, di luar negeri sana kasus Daniel Pierce ini bukanlah kasus perdana dan yang terakhir. Dikabarkan ada ribuan remaja LGBTQ yang diusir oleh keluarganya dan terlantar di jalanan.

Saya sendiri berharap bahwa mudah-mudahan bahwa dikemudian hari seluruh umat manusia dapat merubah cara pandang mereka terhadap kita, LGBTQ people. Saya berharap mereka semua dapat menerima kita apa adanya. Dan kasus-kasus seperti Daniel Pierce ini tidak terulang lagi di masa depan.




Atas
 Profil  
 
PostDipost: Sab Sep 06, 2014 9:17 pm 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Sab Okt 22, 2011 9:27 am
Post: 137
Has Liked: 4 times
Been Liked: 10 times
Lalu, bagaimana dengan di Indonesia?

Walaupun mayoritas LGBTQ people di Indonesia merahasiakan identitas mereka dari keluarga dan sekitar mereka, hal buruk seperti yang dialami oleh Daniel Pierce diatas, menurut saya, juga seringkali terjadi. Hanya saja tidak kedengaran ke publik karena memang tidak ada yang pernah mengangkat kasus seperti ini ke media. Kita paham betullah keadaan negeri kita yang tercinta ini. Bukannya mendapatkan simpati, menjadi Daniel Pierce di Indonesia bisa jadi malah membuat kita semakin dikucilkan.

Kalau kita menelusuri Facebook, misalnya, kita bisa menemukan banyak remaja LGBTQ yang kehilangan arah. Banyak yang telah meninggalkan kota asalnya, merantau ke kota besar (seperti Jakarta), dan berupaya bertahan hidup dengan segala cara. Ya, dengan segala cara, termasuk dengan (maaf) menjajakan diri mereka di forum-forum demi beberapa lembar uang bergambar Soekarno-Hatta. Uang yang mereka kumpulkan inilah yang menjadi sumber penghidupan mereka untuk membiayai kebutuhan sandang, pangan, dan papannya.

Saya sendiri berpendapat bahwa semua orang memiliki potensi yang sama untuk menjadi orang besar. Begitu pula dengan remaja-remaja LGBTQ ini. Mereka memiliki kesempatan yang sama dengan remaja-remaja straight untuk menjadi CEO perusahaan-perusahaan besar. Mereka memiliki kesempatan yang sama dengan remaja-remaja straight untuk menjadi pemimpin bangsa ini. Tapi sebagian dari mereka tidak diberi kesempatan itu karena mereka terkurung oleh identitas mereka yang sebenarnya.

Saya rasa sudah saatnya kita sebagai suatu komunitas untuk memiliki sebuah yayasan yang dapat menampung remaja-remaja LGBTQ yang telah diusir dari keluarganya dan membantu mereka mewujudkan mimpi-mimpinya. Suatu saat mereka pun akan dapat membantu generasi berikutnya dan begitu seterusnya. Karena saya berpikir, bila keluarga kita sudah tidak lagi menganggap keberadaan kita, kepada siapa lagi kita bisa menyandarkan kepala kita?


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Sel Sep 09, 2014 2:45 pm 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Kam Jul 21, 2011 10:43 am
Post: 143
Has Liked: 5 times
Been Liked: 4 times
itulah resiko apabila coming out pd saat masih muda, harusnya jgn lakukan kalau pd saat kita masih sekolah atau kuliah dimana masih tergantung keuangan dari ortu..kalaupun emg mau CO pd saat sudah kerja dan mandiri secara financial...biar kalaupun terjadi penolakan dari keluarga atau lingkungan ngga akan terlalau menyusahkan , sebenarnya bukan hanya pd saat remaja saja sbg PLU atau LGBTQ akan kesulitan dalam hidup...yg lebih mengkhawatirkan justru pd saat tua nanti..iya kalau pd saat muda bisa sukses secara financial, kalau tidak ? justru sangat menyedihkan sudah ngga bisa berkarya, sakit ngga berdaya, ngga punya uang , terbuang lg dari keluarga atau lingkungan ... siapa yg mau urus ?
saya sangat setuju dan mendukung dgn ide membuat semacam yayasan seperti yg iwilbegood usulkan ..suatu tujuan yg sangat mulia tapi harus dgn perencanaan yg matang karena yayasan nirlaba butuh banyak dukungan...tapi sy yakin pasti bisa kalau kita mau bersatu dlm tujuan komunitas untuk membantu sesama berdasarkan kasih sebagai manusia yg sama derajatnya tanpa memandang satatus sosial , kaya miskin , agama, ras,bangsa, bentuk fisik , umur, ataupun orientasi sexualnya . ayo kita coba mulai pikirkan dan realisasikan ide ini....
'you can't go back and make new start ..but you can start now to make new end "


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Sel Sep 09, 2014 3:15 pm 
Offline
Celebrity
Celebrity
Avatar user

Bergabung: Jum Jul 29, 2011 11:06 pm
Post: 1366
Lokasi: Capital City
Has Liked: 4 times
Been Liked: 14 times
Deskripsi diri: ENTP
Shame on that family. really. shame to all family that bashing their children for who they are.

yang gw bingung adalah, it's fine if you get jail or get someone pregnant.
i mean, c'mon. really ?? while being gay we're do nothing wrong and when you get jailed
and got someone pregnant is wrong on so many levels. you prefer that??
jeez.

tapi gw rasa emang lebih baik Daniel Ashley Pierce itu keluar dari keluarga itu.
karena lebih baik ga punya, dibanding punya tapi membenci kamu.
keluarga bukanlah masalah hubungan darah. tapi keluarga adalah bagaimana
kita bisa berkumpul bersama dan saling menyayangi.
walaupun pasti rasanya sakit banget, di buang keluarga sendiri.
dan malang sekali harus merasakan itu.

but still Daniel is more lucky than others who don't get supports.
or killed, or died by suicide.

i agreed with both of you James Marshall and iwillbegood

i think the world need to realize, that sexual orientation doesn't matter.

_________________
just PM me for contact ;)


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Rab Sep 10, 2014 3:32 am 
Offline
Cute n Handsome
Cute n Handsome
Avatar user

Bergabung: Sab Jul 16, 2011 11:27 pm
Post: 3557
Lokasi: Blue Ocean
Has Liked: 13 times
Been Liked: 9 times
setuju sama postingan2 d atas gw

gw dr remaja dah mulai nyadar c ada yg beda dr gw. n sempet bbrp x pgn kabur ajah *ada faktor lain jg c*

d indonesia yg kliatan kemayu aja udah dikata2in kdg ampe dicelakain fisik apalagi yg coming out. plus lg yg coming out pas msh muda. butuh pemikiran matang bwt CO karna bakal byk konsekuensinya n resiko yg diambil apalagi klo dr kluarga yg emang agamis bgt.biasanya bakal ada pertentangan n yg plg parah bs ga dianggap anak lg

_________________
Curahan hati Aqua :
AQUARIUM AQUAMARINE

Poto Aqua :
THE NEW WATER FALL

Gambar
Save the gay save the world! ;D


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Rab Sep 10, 2014 4:20 am 
Offline
Celebrity
Celebrity
Avatar user

Bergabung: Sel Okt 02, 2012 12:12 pm
Post: 1968
Lokasi: London SW1A 1AA
Has Liked: 6 times
Been Liked: 5 times
Deskripsi diri: It is raining and I am still reigning.
Itu yang bikin gue sempet mikir, dan pernah juga gue saranin informal di kuesioner LSM LGBT; bahwa memang bagus secara mendasar ada mereka bergerak secara advokasi di tingkatan nasional atau regional provinsinya, tapi yang kadang terlewat itu di sisi grasroot-nya. Kalau mau jujur-jujur yang paling rentan itu terkena bashing kan transgender dan LGBT-youth, seharusnya arah gerakan lebih ke youth empowerment. Bisa pelatihan-pelatihan singkat atau skill yang bisa langsung diterapkan. Kapan hari itu ada akun twitter LGBT Indonesia yang ngasih pelatihan bahasa Inggris dasar utk kalangan remaja LGBT secara gratis sebagai bentuk youth empowerment, sayang gue ga denger ada kelanjutannya.

_________________
Gambar
Please.


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Kam Sep 11, 2014 2:01 pm 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Jum Jul 27, 2012 1:10 pm
Post: 192
Has Liked: 29 times
Been Liked: 20 times
One of my dream. Punya rumah singgah buat remaja LGBT di Bali. Karena gua juga pelarian dan survive di Bali. Bali sangat plural dan kondusif. Ada yang tertarik ??


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Jum Sep 12, 2014 7:12 pm 
Offline
Executive Minister
<b>Executive Minister</b>
Avatar user

Bergabung: Sel Jul 19, 2011 7:37 pm
Post: 2127
Has Liked: 17 times
Been Liked: 26 times
ya kalau menjauh karena dibuang bukan salah dia kan, bukan dia yg buang keluarganya tp kebalikannya.
Yah prihatin di satu sisi remaja harusnya ga usah buru2 CO krn blm ditekan married (kalau gw dulu sih gak ada pikiran mau ngaku, bahkan rasanya pingin ngerasain seumur hidup).

Seharusnya memang ada lembaga yg mendukung LGBT (usia berapapun) yang dibuang keluarga, dipecat dan dicekal karirnya, di DO sekolahnya hanya krn alasan orientasi sexual. Terutama mencegah mereka terpaksa nyambung hidup dg jd PSK dan sebagainya.

_________________
Gambar


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Jum Sep 12, 2014 7:17 pm 
Offline
Super Star
Super Star
Avatar user

Bergabung: Sen Des 31, 2012 11:51 am
Post: 126
Lokasi: jkt
Has Liked: 1 time
Been Liked: 0 time
Deskripsi diri: wanna give you a bitch-slap
aku juga pernah diusir dari rumah karna CO

_________________
Gays be dreaming of Superman in their whole lives
But they pass this Clark Kent everyday of their lives


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Jum Sep 12, 2014 10:09 pm 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Sab Okt 22, 2011 9:27 am
Post: 137
Has Liked: 4 times
Been Liked: 10 times
Longgur menulis:
aku juga pernah diusir dari rumah karna CO

i'm so sorry to hear that. i hope you're okay now. *hugs*


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Jum Sep 12, 2014 10:31 pm 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Sab Okt 22, 2011 9:27 am
Post: 137
Has Liked: 4 times
Been Liked: 10 times
james marshal menulis:
itulah resiko apabila coming out pd saat masih muda, harusnya jgn lakukan kalau pd saat kita masih sekolah atau kuliah dimana masih tergantung keuangan dari ortu..kalaupun emg mau CO pd saat sudah kerja dan mandiri secara financial...biar kalaupun terjadi penolakan dari keluarga atau lingkungan ngga akan terlalau menyusahkan , sebenarnya bukan hanya pd saat remaja saja sbg PLU atau LGBTQ akan kesulitan dalam hidup...yg lebih mengkhawatirkan justru pd saat tua nanti..iya kalau pd saat muda bisa sukses secara financial, kalau tidak ? justru sangat menyedihkan sudah ngga bisa berkarya, sakit ngga berdaya, ngga punya uang , terbuang lg dari keluarga atau lingkungan ... siapa yg mau urus ?
saya sangat setuju dan mendukung dgn ide membuat semacam yayasan seperti yg iwilbegood usulkan ..suatu tujuan yg sangat mulia tapi harus dgn perencanaan yg matang karena yayasan nirlaba butuh banyak dukungan...tapi sy yakin pasti bisa kalau kita mau bersatu dlm tujuan komunitas untuk membantu sesama berdasarkan kasih sebagai manusia yg sama derajatnya tanpa memandang satatus sosial , kaya miskin , agama, ras,bangsa, bentuk fisik , umur, ataupun orientasi sexualnya . ayo kita coba mulai pikirkan dan realisasikan ide ini....
'you can't go back and make new start ..but you can start now to make new end "


bagi sebagian orang, CO adalah masalah prinsipal. melalui CO, mereka berharap mereka dapat menerima jati diri mereka dan tidak lagi terbelenggu dgn 'pencarian jati diri'. semakin cepat mereka CO, semakin cepat mereka bisa move on dengan kehidupan mereka. masalah di dalam hidup ini kan gak cuman soal 'menentukan' orientasi seksual saja. Daniel Pierce ini termasuk orang yg menurut gw berada pada kelompok ini. dia ingin melepaskan dirinya dari satu masalah besar ini. hanya saja keluarganya tidak supportive akan keputusannya.
gw juga ngerasa saatnya sudah tiba utk semua umat manusia utk dapat menerima kenyataan bahwa kita semua ini berbeda, tak ada yg sama. tak perlu menggugat perbedaan ini. dan diatas segala perbedaan kita, kita masih sama2 manusia yg berbagi tempat tinggal di planet ini. tak ada ras/suku/agama/status sosial/orientasi seksual yg harus merasa dominan dan dapat mengucilkan kelompok lainnya.
ps: i like the quote that you wrote at the end of your post. :)

Ion menulis:
Shame on that family. really. shame to all family that bashing their children for who they are.

yang gw bingung adalah, it's fine if you get jail or get someone pregnant.
i mean, c'mon. really ?? while being gay we're do nothing wrong and when you get jailed
and got someone pregnant is wrong on so many levels. you prefer that??
jeez.

tapi gw rasa emang lebih baik Daniel Ashley Pierce itu keluar dari keluarga itu.
karena lebih baik ga punya, dibanding punya tapi membenci kamu.
keluarga bukanlah masalah hubungan darah. tapi keluarga adalah bagaimana
kita bisa berkumpul bersama dan saling menyayangi.
walaupun pasti rasanya sakit banget, di buang keluarga sendiri.
dan malang sekali harus merasakan itu.

but still Daniel is more lucky than others who don't get supports.
or killed, or died by suicide.

i agreed with both of you James Marshall and iwillbegood

i think the world need to realize, that sexual orientation doesn't matter.


totally agree with your opinion as well.

Aqua menulis:
setuju sama postingan2 d atas gw

gw dr remaja dah mulai nyadar c ada yg beda dr gw. n sempet bbrp x pgn kabur ajah *ada faktor lain jg c*

d indonesia yg kliatan kemayu aja udah dikata2in kdg ampe dicelakain fisik apalagi yg coming out. plus lg yg coming out pas msh muda. butuh pemikiran matang bwt CO karna bakal byk konsekuensinya n resiko yg diambil apalagi klo dr kluarga yg emang agamis bgt.biasanya bakal ada pertentangan n yg plg parah bs ga dianggap anak lg


gw sering bgt dgn yg ginian juga. kdg nemu rekan kerja yg flamboyant suka ngerasa iba, karna dibelakang dia ternyata orang2 pada ngosipin dia yg jahat2. *sigh*


adeputu menulis:
Itu yang bikin gue sempet mikir, dan pernah juga gue saranin informal di kuesioner LSM LGBT; bahwa memang bagus secara mendasar ada mereka bergerak secara advokasi di tingkatan nasional atau regional provinsinya, tapi yang kadang terlewat itu di sisi grasroot-nya. Kalau mau jujur-jujur yang paling rentan itu terkena bashing kan transgender dan LGBT-youth, seharusnya arah gerakan lebih ke youth empowerment. Bisa pelatihan-pelatihan singkat atau skill yang bisa langsung diterapkan. Kapan hari itu ada akun twitter LGBT Indonesia yang ngasih pelatihan bahasa Inggris dasar utk kalangan remaja LGBT secara gratis sebagai bentuk youth empowerment, sayang gue ga denger ada kelanjutannya.


ada bbrp yg sudah jalan mmg. tapi masih underground karna kayaknya terkendala dgn LSM-LSM lainnya yg membawa2 nama agama, Tuhan, dan budaya ketimuran utk terus menganggu kegiatan2 tsb. gw pernah nemu grup di FB dan ada situsnya juga klo gak salah ttg LSM atau semacamnya yg menyediakan pelatihan2 (spt pelatihan fotografi, dll) serta kegiatan2 positif lainnya bagi anak2 muda LGBTQ. sayangnya dulu gw pas mau gabung, nemuin alamatnya aja ribet bgt. karna mmg dirahasiakan bgt. pengennya sih tempat kayak gini itu gak perlu tertutup lagi. klo perlu ada papan namanya yg gede sehingga setiap orang bisa melihatnya. tapi entah kapan bisa direalisasikan di Indonesia.


yogatantra menulis:
One of my dream. Punya rumah singgah buat remaja LGBT di Bali. Karena gua juga pelarian dan survive di Bali. Bali sangat plural dan kondusif. Ada yang tertarik ??


i had the same dream with yours several years ago. how's it going on so far?

inner handsome menulis:
ya kalau menjauh karena dibuang bukan salah dia kan, bukan dia yg buang keluarganya tp kebalikannya.
Yah prihatin di satu sisi remaja harusnya ga usah buru2 CO krn blm ditekan married (kalau gw dulu sih gak ada pikiran mau ngaku, bahkan rasanya pingin ngerasain seumur hidup).

Seharusnya memang ada lembaga yg mendukung LGBT (usia berapapun) yang dibuang keluarga, dipecat dan dicekal karirnya, di DO sekolahnya hanya krn alasan orientasi sexual. Terutama mencegah mereka terpaksa nyambung hidup dg jd PSK dan sebagainya.


yup, we only have each other. and in hard times like this, we need to support each other.


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Sab Sep 13, 2014 1:20 am 
Offline
Super Star
Super Star
Avatar user

Bergabung: Sen Des 31, 2012 11:51 am
Post: 126
Lokasi: jkt
Has Liked: 1 time
Been Liked: 0 time
Deskripsi diri: wanna give you a bitch-slap
iwillbegood menulis:
Longgur menulis:
aku juga pernah diusir dari rumah karna CO

i'm so sorry to hear that. i hope you're okay now. *hugs*

I am OK
sekarang udah mandiri

_________________
Gays be dreaming of Superman in their whole lives
But they pass this Clark Kent everyday of their lives


Atas
 Profil  
 
PostDipost: Kam Okt 23, 2014 9:32 am 
Offline
Virgin & Newbie
Virgin & Newbie

Bergabung: Min Okt 09, 2011 9:59 pm
Post: 29
Lokasi: JogjaTown
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
ide rumah singgah itu bagus sekali. aku juga pernah kepikiran soal itu setelah baca2 mengenai hal yg sama di berita luar negeri. cuma sayangnya indo belum ada organisasi lgbt yg benar2 siap sedia dan bisa dipercaya buat meng-handle isu2 kayak gini. karena kalo ada, aku sih bersedia membantu semampu aku. minimal dana deh.


Atas
 Profil  
 
Tampilkan post-post sebelumnya:  Urutkan sesuai  
Postkan topik baru Balas ke topik  [ 14 post ] 

Waktu dalam UTC + 7 jam


Topik2 lain yg mirip di Gay Indonesia.net:
 Topik2   Pengarang   Balasan   Dilihat   Post terakhir 
Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. LGBT vs. Religion

[ Pergi ke halamanPergi ke halaman: 1, 2 ]

koinz

31

1831

Sab Sep 10, 2011 7:55 am

inner handsome Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. LGBT & Indonesia

cowo88dewa

15

1177

Sab Sep 17, 2011 9:22 am

Ciel Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. BOIKOT SEMUA TTG LGBT?

Excavatio

0

397

Sen Mei 06, 2019 5:23 pm

Excavatio Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. [ASK] Cari data ttg LGBT

kino

3

620

Sab Jun 07, 2014 6:34 am

safire Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. isu LGBT kembali menyerbak

samurai

8

833

Min Feb 28, 2016 4:10 pm

good.yyo Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. LGBT refugee in Canada

karedokdisko

0

335

Sel Okt 18, 2016 10:51 am

karedokdisko Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. Uji Publik Komnas HAM Diwarnai Isu LGBT

toyo

3

588

Min Apr 29, 2012 11:03 am

inner handsome Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. Forever alone? what to do?? [Masa tua sebagai LGBT]

[ Pergi ke halamanPergi ke halaman: 1, 2, 3, 4, 5 ]

koinz

82

6384

Min Okt 27, 2013 10:56 pm

inner handsome Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. bikin project bertema lgbt yok

mbuhbae

8

733

Kam Nov 30, 2017 2:44 am

1942 Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. Afrika Semakin Tidak Ramah Pada LGBT

toyo

2

641

Sab Des 03, 2011 12:12 pm

toyo Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. Hillary Clinton - Pidato HAM untuk kaum LGBT

Matthew

2

663

Kam Apr 07, 2016 10:37 am

lalapo Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. Kontribusi untuk para PLU/LGBT, dari UrbanRomantic

UrbanRomantic

5

659

Sel Jun 19, 2012 2:08 am

Kim Liong Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. Suara Pelangi - the first LGBT Radio Station in Indonesia

Lev

15

1471

Sen Agt 06, 2012 10:01 pm

Li Lo Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. Asal-Usul kenapa LGBT dikatakan Dosa!

WiseW4

5

852

Sen Agt 03, 2015 5:49 pm

inner handsome Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. [VID] SACHA STEVENSON: LGBT di Indonesia (social experiment)

kumisgajah

10

978

Min Apr 03, 2016 1:53 pm

2chris Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

 


Siapa yang online

user yang berada di forum ini: Tidak ada user yang terdaftar dan 12 tamu


gay Number of Homeless LGBT Youth On the Rise Indonesia
gay [VID] SACHA STEVENSON: LGBT di Indonesia (social experiment) Indonesia
Anda tidak dapat membuat topik baru di forum ini
Anda tidak dapat membalas topik di forum ini
Anda tidak dapat mengubah post anda di forum ini
Anda tidak dapat menghapus post anda di forum ini

Lompat ke:  
cron


Gay Indonesia Forum is powered by phpBB® 2012 phpBB Group, Zend Guard V.5.5.0, and phpBB SEO