Gay Indonesia
http://gayindonesia.net
Tempat utk berbagi dan berdiskusi, persahabatan, teman dan cinta gay Indonesia



Sekarang ini Sab Agt 18, 2018 12:34 am

Waktu dalam UTC + 7 jam




Postkan topik baru Balas ke topik  [ 50 post ]  Pergi ke halaman Sebelumnya  1, 2, 3  Berikutnya
Pengarang Pesan
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sen Jan 11, 2016 3:28 am 
Offline
Celebrity
Celebrity
Avatar user

Bergabung: Rab Agt 24, 2011 1:34 pm
Post: 2148
Lokasi: surabaya
Has Liked: 5 times
Been Liked: 7 times
Halo Roti, orang Surabaya ya asalnya? Jalan-jalannya ke Pasar Atom pula hehehe Salam kenal ya, ceritanya menarik untuk diikuti.

Omong2, untuk ketakutan2 yang kamu rasakan itu, saya rasa wajar sekali. Semua orang yang seperti kita tentu merasakannya juga, meskipun dengan kadar yang mungkin berbeda-beda. Saya pun sama. Tapi saya berkeyakinan bahwa ketakutan dan kebahagiaan itu datangnya selalu lebih banyak dari pikiran kita sendiri daripada dari luar. Makanya saya selalu berusaha mengontrol pikiran saya agar tidak mudah "termakan" oleh ketakutan-ketakutan yang berlebihan.

Anyway, keep writing. :)

_________________
Gambar
Read my mind through my bloggie (click on the picture above)
[center]Or you can just befriend me on Facebook.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sen Jan 11, 2016 4:54 am 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Dear, grisham.

Satu hal yang baru saya sadari dari balasanmu, ketakutan kita seringkali lebih besar dari yang sebenarnya terjadi. Noted! Saya sudah sadari itu, tapi kerap terlupa. Terima kasih sudah diingatkan...

Saya akan belajar lebih menerima diri saya sendiri, mulai berpikiran positif (sangat sulit), dan menjalani hidup lebih mengalir.

Wish me luck, GBU.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sen Jan 11, 2016 7:22 am 
Offline
Celebrity
Celebrity
Avatar user

Bergabung: Rab Agt 24, 2011 1:34 pm
Post: 2148
Lokasi: surabaya
Has Liked: 5 times
Been Liked: 7 times
Betul, saya juga merasakan sendiri bahwa hal tsb memang bukan hal yang mudah dilakukan. Jadi memang harus sering2 mengingatkan diri sendiri juga untuk sesekali mengambil "jarak" dari permasalahan dan berrefleksi terhadap pikiran kita sendiri dengan jernih, :)

_________________
Gambar
Read my mind through my bloggie (click on the picture above)
[center]Or you can just befriend me on Facebook.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sen Jan 11, 2016 7:39 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Ya, di usia yang hampir seperempat abad ini memang harus saya akui jika saya masih kurang matang. Pengalaman hidup yang terbatas akibat ketakutan-ketakutan berlebihan justru menjadi penghambat kemajuan diri. Saya belum menemukan porsi yang pas untuk menjadi diri sendiri, terutama sebagai gay.

Salam untuk surabaya, grisham!


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sel Jan 12, 2016 4:35 am 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Pagi ini dilanda rasa ingin olahraga, mungkin sekadar berlari-lari kecil di sekitaran kos. Berita buruknya adalah hal tersebut belum memungkinkan. Jadwal kerja masih terlampau padat, resiko ambil kerja tetap ditambah kerja lepas. Mungkin dalam 1 atau 2 bulan ke depan sudah bisa dikondisikan, semoga saja. Saya merasa penampilan saya yang sudah kurang istirahat ini bertambah tidak menarik karena kurang gerak. Siapa tahu dengan berolahraga saya bisa terlihat lebih segar.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sel Jan 12, 2016 8:40 am 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Min Jan 15, 2012 9:36 pm
Post: 146
Has Liked: 2 times
Been Liked: 5 times
anda luar biasa, saya ingin berteman dengan anda. Sebelas-dua belas dengan anda, saya juga orang yang kesepian. It doesn't mean that there are no friends around me, tapi lebih ke ga punya teman sesama gay yang tepat untuk bercerita. Saya harap anda bisa menjadi teman saya. Salam kenal.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sel Jan 12, 2016 8:51 am 
Offline
Celebrity
Celebrity
Avatar user

Bergabung: Rab Agt 24, 2011 1:34 pm
Post: 2148
Lokasi: surabaya
Has Liked: 5 times
Been Liked: 7 times
roti menulis:
Ya, di usia yang hampir seperempat abad ini memang harus saya akui jika saya masih kurang matang. Pengalaman hidup yang terbatas akibat ketakutan-ketakutan berlebihan justru menjadi penghambat kemajuan diri. Saya belum menemukan porsi yang pas untuk menjadi diri sendiri, terutama sebagai gay.

Salam untuk surabaya, grisham!


Semangat Roti! Life is a never ending journey. Just hit the road!

_________________
Gambar
Read my mind through my bloggie (click on the picture above)
[center]Or you can just befriend me on Facebook.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sel Jan 12, 2016 6:44 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Dear, mbuhbae

Saya selalu terbuka dengan pertemanan, kita semua di sini juga sudah berteman kan? Salam kenal!


Diubah terakhir kali oleh roti on Sel Jan 12, 2016 6:46 pm, total pengubahan 1 kali.

Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sel Jan 12, 2016 6:45 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
@grisham: semangat!!!


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sel Jan 12, 2016 6:51 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Saya ingin segera tidur. Tengah malam ini masih ada pekerjaan yang menanti. Tidak ada hal baru yang bisa diceritakan hari ini. Hari-hari saya masih didominasi dengan atasan yang tidak menyenangkan. Tapi dibandingkan dengan dulu, sekarang saya lebih cuek dalam menghadapinya. Saya akan bekerja sebaik mungkin yang saya bisa. Selamat sore (?)


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Rab Jan 13, 2016 7:06 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Melihat perdebatan, baik di sosial media maupun secara langsung kerap membuat saya malas. Saya punya pemikiran bahwa semua hal itu bisa diperdebatkan, kecuali agama. Setiap orang pasti punya pemikiran masing-masing akan suatu hal dan itu hak mereka. Bukan berarti berdebat itu melulu tidak baik, jika sama-sama ada tujuan untuk berbagi pemikiran demi kebaikan bersama, tentu saya setuju. Tapi kebanyakan perdebatan hanya untuk menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah. Perdebatan tidak dimulai dengan kepala dingin, tapi panas, penuh emosi. Ego masing-masing pihak bertarung untuk menentukan harga diri. Ujung-ujungnya jarang ada yang mau mengakui kebenaran pendapat lawannya, pun menutup mata akan kesalahan pendapatnya sendiri. Lalu untuk apa berdebat jika tak satu visi dan misi, hanya menambah musuh saja.

Selesai sudah saya tulis cerita hari ini, bukan cerita untuk diperdebatkan karena saya malas untuk itu. Ini hanya cerita untuk diri saya sendiri, anggap saja begitu.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Jum Jan 15, 2016 11:03 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Siang tadi aku duduk-duduk di mall. Ga lama ada koko-koko lewat, nilainya 8 lah. Pas aku liat dia, dia liat aku, jadilah kita liat-liatan. Karena kokonya lumayan, aku geer. Makin geer pas dia ambil duduk di kursi sebelahku. Aku pura-pura sibuk dengan hp sambil sesekali curi-curi pandang. Aku rasa si koko juga curi-curi pandang padaku. Tak lama, dia tersenyum sambil menyapa seseorang di kejauhan. Cece-cece, nilainya 7 lah. Setelah itu mereka pergi jalan berdua, dan aku tetep duduk-duduk di mall.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sab Jan 16, 2016 2:21 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Menikmati libur dengan membaca buku di j.co, ditemani donat dan segelas besar es cokelat. Berniat di sini agak lama, saya benar-benar sedang jenuh dan butuh "me time".


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sab Jan 16, 2016 9:56 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Baru saja saya mendapatkan pengalaman aneh. Saat sedang buang air kecil di urinoir toilet sebuah mall, saya bersebelahan dengan seorang mas berbadan gembul, kira-kira usianya awal 30an. Keheranan bermula saat dia mengintip-intip anu saya, saya cuek saja karena toh kami sama-sama punya anu. Keheranan semakin menjadi karena dia sengaja mengocok anunya di depan saya, sementara matanya terus terarah ke anu saya. Sadar ada yang tidak beres, saya mulai menutup-nutupi anu saya. Selesai buang air kecil, saya pun menuju wastafel untuk mencuci tangan. Saya melihat dia masih melanjutkan aksinya, tangannya masih dengan gerakan mengocok. Sempat ia celingukan karena urinoir di kanan dan kirinya tidak ada orang, kecuali di urinoir kedua dari kanannya. Nekad juga ini orang, dia pun berpindah satu urinoir ke kanan dan melakukan hal yang sama seperti pada saya tadi. Saya terus mengamatinya sambil mencuci lalu mengeringkan tangan. Sadar diamati, dia pun menyelesaikan aksinya. Saat saya keluar toilet, dia turut keluar di belakang saya. Saya mampir ke sebuah toko buku, dia menunggu saya di depannya. Saya naik eskalator, dia ikut, saya belok ke toko-toko, dia terus ikut. Sampai akhirnya saya putuskan keluar mall barulah dia berhenti, saya balikkan badan dan melihatnya sudah tidak ada lagi. Hahaha, ada-ada saja!


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sen Jan 18, 2016 5:53 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Merasa berdosa setelah makan fast food. Entah mengapa tubuh selalu jadi aneh setiap dimasuki makanan seperti ayam dan kentang goreng cepat saji, minuman bersoda, dan sejenisnya. Tapi kalau dipikir-pikir ada baiknya juga untuk kesehatan.

Selain fast food, saya juga ingin bercerita tentang path. Seorang kenalan lama menambahkan path saya untuk yang ketiga kalinya. Lupa pastinya, tapi seingat saya dulu pertama kali dia membuat permintaan pertemanan pada saya sekitar 1,5 tahun lalu. Setelah tersambung dia mengajak berkenalan, namun beberapa kali berkomentar di status saya seperti cowok sedang memberi kode ke cewek. Saya yang saat itu masih amat sangat discreet sekali (sekarang tinggal discreet saja) merasa tidak nyaman dan menghapusnya dari daftar pertemanan. Tak lama dia add lagi, saya approve dan delete lagi, hingga terakhir hari ini dia add dan saya approve kembali. Saya punya keyakinan jika dia orang baik, itu saja. Baik yang saya maksudkan sulit dideskripsikan.

Setelah kenalan di path, cerita selanjutnya adalah tentang kenalan di tempat lainnya. Akhir pekan nanti seorang teman akan berkunjung ke kota ini dan meminta saya menemaninya. Kami kenal sekitar pertengahan tahun lalu, dan dia secara terus terang pernah mengutarakan ketertarikannya pada saya. Karena saya tidak memiliki ketertarikan yang sama, maka saya juga berterus terang. Hubungan sempat menjadi kurang baik setelah itu. Dia teman yang sangat baik, tak banyak bicara tapi langsung beraksi, saya suka itu. Beberapa hal lain yang saya suka lagi adalah pikirannya yang cerdas dan terbuka, pekerja keras, dan sabar. Hanya saja hati saya punya pertimbangannya sendiri. Sadar bahwa teman seperti dia langka sekali, maka saya lestarikan, eh, maka saya beberapa kali coba jaga hubungan baik kembali. Usaha saya akhirnya berhasil beberapa waktu lalu, dan saat dia tahu saya sekarang tinggal di kota ini, dia langsung pesan tiket pesawat dan hotel untuk ke datang. Saya melihatnya secara positif saja, bahwan teman saya ini memang suka berjalan-jalan, dia sedang ingin melakukan hobinya dan kebetulan saja ke sini. Toh, ada saya yang mungkin bisa membantu jadi guide tipis-tipis, meski saya belum yakin sepenuhnya dengan kemampuan menguasai seluk-beluk kota ini. Bagian paling penting adalah hubungan baik kembali terjalin dan semoga tetap terjaga. Tidak ada yang salah dalam hubungan pertemanan.


Diubah terakhir kali oleh roti on Rab Jan 20, 2016 4:24 am, total pengubahan 1 kali.

Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Sel Jan 19, 2016 6:54 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Dua hari ini jadi target kambing hitam atasan, tapi karena sudah keseringan, jadinya bebal. Tidak masuk ke telinga manapun, maka tidak keluar dari telinga manapun. Semacam tinggal menunggu giliran, atasan saya yang selalu mendewa-dewakan dirinya sendiri itu akan sengaja mencari kesalahan bawahannya satu persatu, apalagi jika suasana hatinya sedang buruk. Setelah si A, kemudian si B, lalu si C, dan seterusnya. Tapi kami semua sudah tahu apa yang harus dilakukan, cuek saja dan anggap tak ada apa-apa. Lebih berguna jika waktu digunakan untuk memikirkan hal yang menyenangkan.

Selamat malam!


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Kam Jan 21, 2016 7:14 pm 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Tak sengaja membaca sebuah poster dari SGRC UI dan melela.org. Dalam poster tersebut terdapat kesaksian singkat 4 pemuda-pemudi mengenai proses penerimaan dirinya sebagai homoseksual. Mungkin saya yang terlalu ketinggalan informasi sehingga terkejut melihat betapa terbukanya mereka dengan identitas seksual mereka. Jika ada waktu lebih saya akan membaca mengenai perkembangan kaum homoseksual di indonesia. Perkembangan positif tentunya, untuk turut serta bersama mereka, saya rasa belum atau mungkin tidak akan pernah siap. Hehehe...


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: roti bercerita
PostDipost: Jum Jan 22, 2016 6:03 am 
Offline
Star
Star

Bergabung: Rab Des 16, 2015 2:11 pm
Post: 37
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Pagi ini saya isi dengan sarapan sembari membaca situs melela.org. Kata 'melela' begitu terpatri di benak karena baru pertama kali saya dengar. Maknanya ternyata sangat baik, saya temukan di profil situs tersebut, yakni menunjukkan diri dengan cara yang elok. Beberapa artikel saya lahap bersama menu makanan saya pagi ini, terutama yang foto penulisnya menarik, hahaha... Tapi satu yang mencuri perhatian adalah tulisan milik seorang mahasiswi bernama luna, karena ia mengategorikan dirinya bukan sebagai seorang lesbian, namun panseksual, istilah ini juga baru kali pertama saya dengar. Semakin saya sadari bahwa pengetahuan saya tentang bermacam-macam kasus orientasi seksual masih terlalu sedikit. Ada rasa ingin menyumbangkan sebuah tulisan, namun ternyata tema yang diangkat adalah tentang pernyataan diri sebagai homoseksual kepada lingkungan sekitar, saya tak punya itu. Apalagi ada kewajiban kirim foto ketika mengirim cerita. Ya, kalau begitu saya mendukung sebagai pembaca setia saja ya...

Selamat pagi!


Atas
 Profil  
 
Tampilkan post-post sebelumnya:  Urutkan sesuai  
Postkan topik baru Balas ke topik  [ 50 post ]  Pergi ke halaman Sebelumnya  1, 2, 3  Berikutnya

Waktu dalam UTC + 7 jam


Topik2 lain yg mirip di Gay Indonesia.net:
 Topik2   Pengarang   Balasan   Dilihat   Post terakhir 
Tidak ada post yang belum dibaca untuk topik ini. Andi KosongKosong Bercerita

[ Pergi ke halamanPergi ke halaman: 1, 2 ]

Andi00

32

2534

Sab Mar 24, 2018 3:34 am

Andi00 Lihat posting terbaru - Gay Indonesia Forum

 


Siapa yang online

user yang berada di forum ini: Tidak ada user yang terdaftar dan 31 tamu


gay roti bercerita Indonesia
gay Andi KosongKosong Bercerita Indonesia
Anda tidak dapat membuat topik baru di forum ini
Anda tidak dapat membalas topik di forum ini
Anda tidak dapat mengubah post anda di forum ini
Anda tidak dapat menghapus post anda di forum ini

Lompat ke:  


Gay Indonesia Forum is powered by phpBB® 2012 phpBB Group, Zend Guard V.5.5.0, and phpBB SEO