Gay Indonesia
http://gayindonesia.net
Tempat utk berbagi dan berdiskusi, persahabatan, teman dan cinta gay Indonesia



Sekarang ini Sab Okt 19, 2019 11:51 am

Waktu dalam UTC + 7 jam




Postkan topik baru Balas ke topik  [ 17 post ] 
Pengarang Pesan
 Subjek post: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Kam Jun 14, 2018 5:39 pm 
Offline
Star
Star
Avatar user

Bergabung: Rab Jul 09, 2014 3:44 am
Post: 45
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Hallo, saya mau cerita mimpi saya yang sering tidak didukung oleh orang-orang terdekat. Tahun 2012 mulai merantau ke tanah Jawa untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas dan baru saja lulus pada awal 2018 kemarin :) . Dari kecil saya selalu di sekolahkan di sekolah kristen, bukan bermaksud sombong, tetapi lingkungan sekolah saya sangat membantu saya untuk membuka pikiran untuk menerima sepenuhnya siapa diri saya sebenarnya, mencari teman yang memiliki ketertarikan yang sama bukanlah hal mudah. Terimakasih untuk kampus dan forum ini yang sudah membantu saya menemukan teman dan informasi tentang orientasi seksual saya.
Selama masa perkuliahan dan hidup dirantau, saya banyak belajar tentang kehidupan. Dan akhirnya saya bermimpi untuk melanjutkan hidup setelah kuliah ke negara yang lebih bisa menerima diri dan mendukung ketertarikan/minat saya. Disini, orang tua dan pacar sangat sulit menerima keputusan saya untuk bekerja sebagai pekerja sosial. Butuh waktu 2 tahun untuk meyakinkan orang tua sehingga akhirnya mereka mengerti dan mengijinkan. Kalau pacar, saya masih belum yakin karena pemikiran dia sangat berbeda dari saya. Pacar belum mengijinkan dan tidak mendukung sama sekali rencana ini. Tipikal chi-indo tradisional yang setelah kuliah (entah tujuan kuliah dia apa) harus kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan bisnis keluarga. Walaupun sekarang masih berdiskusi tentang bagaimana hubungan kami kedepan, tetapi tekad saya sudah bulat. Mimpi ini sudah saya usahakan agar menjadi kenyataan bahkan sebelum pacaran denganya. Memang berat, tetapi harus. Tinggal 20 hari lagi sebelum berangkat ke Taiwan. VISA dan tiket sudah beres. Saya pergi tetapi tidak ingin menelantarkan hubungan saya, karena itu kami akan bertemu lagi pada pertengahan musim panas nanti.


Salam,
Gray


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Jum Jun 15, 2018 12:05 am 
Offline
Celebrity
Celebrity
Avatar user

Bergabung: Jum Jul 29, 2011 11:06 pm
Post: 1366
Lokasi: Capital City
Has Liked: 4 times
Been Liked: 14 times
Deskripsi diri: ENTP
hebat bisa teguh pendirian untuk mencapai cita2 yang diinginkan. salut!
semoga sukses di Taiwan.

_________________
just PM me for contact ;)


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Sen Agt 20, 2018 10:57 pm 
Offline
Star
Star
Avatar user

Bergabung: Rab Jul 09, 2014 3:44 am
Post: 45
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Post-graduate depression

Welcome to reality.
Finding job is not easy as I think, I spent one month abroad to find job but still need to discuss and need to prepare more than one month to talk about my plan with a friend(who help me a lot to come to Taiwan) and boss (hopefuly he became my boss soon). VISA, salary, accomodation, and I need to improve my english and mandarin !
I experience random waves of extreme sadness and so confused.
I don't want to work in normal company because that's not what I want.
Help :dontwanna:


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Sel Agt 21, 2018 3:06 am 
Offline
Star
Star

Bergabung: Sab Des 17, 2016 10:37 pm
Post: 77
Has Liked: 1 time
Been Liked: 5 times
Dear Gray-Kun

Facing reality and accept it are two different things. There's a saying "Man Plans, and God Laughs". Despite our most careful planning, the Road of Life is unpredictable. We might have driving and destination strategies but scenic new vistas might beckon us or unforeseen roadblocks can deter us. The way I see it right now you set yourself to a certain destination but you're being picky on how you get to that point.
The only thing I can say is "The pessimist complains about the wind; the optimist expects it to change; the realist adjusts the sails."


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Sel Jan 22, 2019 2:52 am 
Offline
Star
Star
Avatar user

Bergabung: Rab Jul 09, 2014 3:44 am
Post: 45
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Merasa gagal, bersalah, dan sendirian...
2012 gabung forum ini, kenal beberapa orang baik dari forum ini. Ada yang jadi teman chat, ada juga yang jadi teman hang out (sekarang jarang hang out)

Bingung mau cerita kemana karena ga semua orang bisa ngerti situasi kita.

Tahun 2012 masa-masa disaat aku mulai mencoba menerima siapa diriku, sampai sekarang sepertinya masih belum bisa berdamai dengan diri ini.

Mencoba berhubungan serius beberapa kali tetapi rasanya kok masih kosong dan ada yang kurang ? apa kurang bersyukur ?
Bulan depan kami sudah akan merayakan hubungan 1 tahun. Daripada dirayakan, sepertinya ingin diakhiri saja. Tidak mudah untuk menjaga hubungan selama ini (pacaran paling lama sebelumnya hanya 3 bulan) Tetapi, jauh didalam hati kurasa ini bukan yang kucari, seperti selama hampir setahun kami jalan aku hanya banyak mengikuti kemauannya saja agar tidak terjadi debat atau adu pendapat.

Dulu sayang sekarang sayang...
Awal bertemu, dia terlihat menarik ! Seperti sosok adik kecil yang ingin kulindungi.
Selang beberapa waktu, aku merasa dijebak oleh segala ceritanya yang mengikatku untuk berbelas kasihan dan membentuk diriku menjadi sosok pahlawan pelindung yang di idam-idamkannya. Adik kecil yang cerdas. Hubungan kami racun, aku merasa tidak bertumbuh, tidak bebas, dan entah itu perasaan sayang atau kasihan. Aku kebingungan

Setelah lulus kuliah, dia tidak mendukung rencanaku. Dihalangi dengan tawaran kerja di perusahaan keluarganya, atau buka usaha bersama. Padahal, dia tau dari awal bahwa aku memang tidak tertarik dengan dunia bisnis. Dia, dan para mantan sama saja. Tidak bisa melihat dari sudut pandangku, terlalu memaksa. Ketika aku mencoba melihat hidup dari kacamata mereka, dunia jadi terasa aneh dan tidak menyenangkan. Bagaiamana bisa mereka hidup seperti itu ? Mungkin aku terlalu idealis ?
Mungkin...


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Rab Jan 30, 2019 10:53 am 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Rab Mar 14, 2012 1:22 pm
Post: 197
Has Liked: 1 time
Been Liked: 5 times
Gray-Kun menulis:
Merasa gagal, bersalah, dan sendirian...
2012 gabung forum ini, kenal beberapa orang baik dari forum ini. Ada yang jadi teman chat, ada juga yang jadi teman hang out (sekarang jarang hang out)

Bingung mau cerita kemana karena ga semua orang bisa ngerti situasi kita.

Tahun 2012 masa-masa disaat aku mulai mencoba menerima siapa diriku, sampai sekarang sepertinya masih belum bisa berdamai dengan diri ini.

Mencoba berhubungan serius beberapa kali tetapi rasanya kok masih kosong dan ada yang kurang ? apa kurang bersyukur ?
Bulan depan kami sudah akan merayakan hubungan 1 tahun. Daripada dirayakan, sepertinya ingin diakhiri saja. Tidak mudah untuk menjaga hubungan selama ini (pacaran paling lama sebelumnya hanya 3 bulan) Tetapi, jauh didalam hati kurasa ini bukan yang kucari, seperti selama hampir setahun kami jalan aku hanya banyak mengikuti kemauannya saja agar tidak terjadi debat atau adu pendapat.

Dulu sayang sekarang sayang...
Awal bertemu, dia terlihat menarik ! Seperti sosok adik kecil yang ingin kulindungi.
Selang beberapa waktu, aku merasa dijebak oleh segala ceritanya yang mengikatku untuk berbelas kasihan dan membentuk diriku menjadi sosok pahlawan pelindung yang di idam-idamkannya. Adik kecil yang cerdas. Hubungan kami racun, aku merasa tidak bertumbuh, tidak bebas, dan entah itu perasaan sayang atau kasihan. Aku kebingungan

Setelah lulus kuliah, dia tidak mendukung rencanaku. Dihalangi dengan tawaran kerja di perusahaan keluarganya, atau buka usaha bersama. Padahal, dia tau dari awal bahwa aku memang tidak tertarik dengan dunia bisnis. Dia, dan para mantan sama saja. Tidak bisa melihat dari sudut pandangku, terlalu memaksa. Ketika aku mencoba melihat hidup dari kacamata mereka, dunia jadi terasa aneh dan tidak menyenangkan. Bagaiamana bisa mereka hidup seperti itu ? Mungkin aku terlalu idealis ?
Mungkin...

Memang hidup penuh cerita.....dan pengalaman yang menarik neh..wow.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Min Feb 24, 2019 4:19 am 
Offline
Star
Star
Avatar user

Bergabung: Rab Jul 09, 2014 3:44 am
Post: 45
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Orang baik.

2 minggu kemarin aku sempat sakit. Untungnya ada mantan yang ngurusin beliin obat, bantu cek darah, sampai temani makan. Ini salah, karena aku ga bilang BF kalau sebenarnya mantan yang bantuin untuk berobat ke RS. Terimakasih kepada Dewa Dewi Buddha yang mengajarkan kebaikan, kalau ga ada mantan entah gimana...

2 minggu lalu, BF sibuk ngurusin skripsi karena narasumber untuk penelitian dia lagi susah dihubungi ditambah lagi dia ada masalah keluarga. Maksud hati mau pulang kampung untuk melepas rindu bersama keluarga di tahun baru malah dia mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari keluarga sendiri. Aku ga mau bahas itu lebih dalam, tapi aku belajar untuk jadi lebih peka terhadap orang lain. Aku gabisa balas kebaikan mantan sekarang, walaupun bukan beragama Buddha tapi aku berjanji kepada Dewa Dewi Buddha untuk membalas kebaikan mantanku. Padahal dulu jahat banget karena setelah putus aku benar-benar malas ketemu si mantan. "Untuk apa ketemu lagi kalau udah putus?"

Jadi ingat beberapa hari sebelum sakitpun, seorang teman pernah bertanya kalau misalnya nanti aku putus dengan BF yang sekarang apakah bisa jadi teman ? tentu saja kubilang kami bisa menjadi teman. Tetapi, kalau dipikir-pikir dari hubungan yang sebelum-sebelumnya sepertinya tidak mungkin bisa jadi teman lagi (menurut temanku dan sekarang akupun berpikiran sama, tidak bisa!) karena setelah putus biasanya memang aku agak malas untuk pergi dengan mantan. Setelah putus hal yang biasa kulakukan adalah menghapus akun media sosial, kemudian buat akun yang baru. Kupikir, semua kenangan yang ada di sosial media (walaupun tidak ada foto pacar) harus kuhapus. Ini cara yang kulakukan untuk moving on (aneh ? memang). Tetapi saat kemarin aku sakit, tiba-tiba tersadar kalau selama ini aku terlalu egois dan kekanak-kanakan. Umur doang yang tua, kelakuan bocah (bener kata mantan dulu)

Aku terlalu GR untuk jalan sama mantan, selalu ada pikiran pasti mereka ada maunya, atau setelah kami jalan mungkin mereka mau minta balikan. Kupikir rasa GR ini muncul karena hubungan yang sebelum-sebelumnya selalu aku yang diputuskan dengan alasan yang pada saat itu tidak bisa kupahami.


Rindu juga dengan orang baik ini, waktu kami ketemu di RS aku ingin tanya gimana kabarnya, apakah sudah punya kekasih yang baru ? apakah dia benar baik-baik saja ? katanya ga suka dengan kota ini. Tetapi kenapa masih tinggal disini ? adakah orang yang sedang dia dekati sekarang ? Banyak pertanyaan pribadi yang ingin kutanyakan, tetapi aku takut untuk bertanya. Menurutku, pertanyaan itu terkesan mengasihani mantan. Apa kata yang tepat ya ? aku tidak mengasihani. Malahan, aku malu karena hanya si orang baik ini yang bisa menolongku untuk berobat saat itu...

Pengen nangis rasanya, setelah berobat aku ditemani makan. Ingin bertanya gimana kabarnya, tetapi tidak bisa ! karena dulu aku menjauhi orang baik ini setelah hubungan kami selesai.

Sekarang, aku yang mengasihani diriku sendiri...


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Sen Feb 25, 2019 9:31 am 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Rab Mar 14, 2012 1:22 pm
Post: 197
Has Liked: 1 time
Been Liked: 5 times
sekarang di Taiwan atau di tanah air neh?

wah..mantannya orang baik.......salut


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Kam Feb 28, 2019 12:00 am 
Offline
Star
Star
Avatar user

Bergabung: Rab Jul 09, 2014 3:44 am
Post: 45
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
mancute menulis:
sekarang di Taiwan atau di tanah air neh?

wah..mantannya orang baik.......salut



thanks dah mampir... Masih di tanah air ni
mantan emang orang baik heheh


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Kam Feb 28, 2019 3:16 pm 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Rab Mar 14, 2012 1:22 pm
Post: 197
Has Liked: 1 time
Been Liked: 5 times
Gray-Kun menulis:
mancute menulis:
sekarang di Taiwan atau di tanah air neh?

wah..mantannya orang baik.......salut



thanks dah mampir... Masih di tanah air ni
mantan emang orang baik heheh

sama sama :fallinlove: :fallinlove: :fallinlove:


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Kam Mar 21, 2019 3:55 am 
Offline
Star
Star
Avatar user

Bergabung: Rab Jul 09, 2014 3:44 am
Post: 45
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
I write this after jerking off in my bed

It's 3am...
Smoking while listening to jazz and start writing about things

Finally, I have boyfriend and our relationship has been going for a long time (almost 2 years). Am I happy with this relationship that I always dream of ? NOO... Dulu pernah berdoa, biarlah Tuhan ngasih pacar yang bisa menemani cukup lama dan jikalau kami mau menghakhiri hubungan suatu hari nanti itu akan sangat sulit. Ternyata Tuhan, mengabulkan permintaan ini. Sekarang, rasanya ingin saja mengakhiri hubungan ini. Tetapi kok susah ya ? Apa ini terasa sulit karena aku tidak punya pengalaman memutuskan suatu hubungan ? Pacarku sepertinya racun. Pintar merebut hati, selalu menyebarkan energi negatif, selalu minta prioritas, dan 'mengancam' tidak boleh putus.

Hampir 2 tahun, aku merasa 'diperkosa' pacar sendiri. Mungkin seperti di militer, karakterku mau dirubah, seperti disuruh untuk menjadi pacar idaman versi dia (bagaimana dengan pacar idaman versiku ?)
Hari wisuda, tidak ada pendamping, tidak ada kata selamat. Undangan pendamping wisuda yang sudah kusiapkan sia-sia dan akhirnya kuberikan ke teman yang kebetulan membutuhkan undangan lebih. Tidak ada foto wisuda, tidak ada pendamping, tidak ada ucapan selamat ! Aku merasa hilang arah, cita-citaku tidak didukung, pertemananku dimanipulasi ! Tidak ada kalimat semangat ketika aku ditolak interview kerja. Ketika aku butuh dia untuk menyemangatiku karena tidak memenuhi nilai/karakter calon karyawan yang diinginkan, pacar sibuk minta perhatian, menggombal, ngajak tidur bareng, dan memintaku bolos kerja part time minggu ini karena akhir minggu dia ujian skripsi !!! Kemarin, ada tawaran kerja di Jakarta, bukan dukungan yang ku dengar. Tetapi curhatan dia tentang tidak ingin pisah kota dan mengajak untuk buka usaha bersama setelah dia lulus... Kapan kau lulus hah ? Jiwa berwirausahaku tidak ada dan memang tidak berniat untuk itu. Pacar tau itu, dari awal ketemu sudah tau ! Udah sebulan aku tidak tinggal bareng pacar, sama saja. Tetap merasa kewalahan, pacar selalu membanding-bandingkan dirinya dengan mantan pacar dan gebetan. Bahkan, dengan bantuan temannya (yang kuyakini juga 100% racun), aku pernah semobil bersama pacar dan mantan pacarku. Bahkan mantan gebetan !

Bingung mau cerita dimana, temen di LINE udah tidur jam segini. Lagipula mereka bisa apa ? Palingan bilang semangat. Mungkin harus doa lagi, kalau bisa pisah saja...


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Kam Mar 21, 2019 8:34 am 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Rab Mar 14, 2012 1:22 pm
Post: 197
Has Liked: 1 time
Been Liked: 5 times
Gray-Kun menulis:
I write this after jerking off in my bed

It's 3am...
Smoking while listening to jazz and start writing about things

Finally, I have boyfriend and our relationship has been going for a long time (almost 2 years). Am I happy with this relationship that I always dream of ? NOO... Dulu pernah berdoa, biarlah Tuhan ngasih pacar yang bisa menemani cukup lama dan jikalau kami mau menghakhiri hubungan suatu hari nanti itu akan sangat sulit. Ternyata Tuhan, mengabulkan permintaan ini. Sekarang, rasanya ingin saja mengakhiri hubungan ini. Tetapi kok susah ya ? Apa ini terasa sulit karena aku tidak punya pengalaman memutuskan suatu hubungan ? Pacarku sepertinya racun. Pintar merebut hati, selalu menyebarkan energi negatif, selalu minta prioritas, dan 'mengancam' tidak boleh putus.

Hampir 2 tahun, aku merasa 'diperkosa' pacar sendiri. Mungkin seperti di militer, karakterku mau dirubah, seperti disuruh untuk menjadi pacar idaman versi dia (bagaimana dengan pacar idaman versiku ?)
Hari wisuda, tidak ada pendamping, tidak ada kata selamat. Undangan pendamping wisuda yang sudah kusiapkan sia-sia dan akhirnya kuberikan ke teman yang kebetulan membutuhkan undangan lebih. Tidak ada foto wisuda, tidak ada pendamping, tidak ada ucapan selamat ! Aku merasa hilang arah, cita-citaku tidak didukung, pertemananku dimanipulasi ! Tidak ada kalimat semangat ketika aku ditolak interview kerja. Ketika aku butuh dia untuk menyemangatiku karena tidak memenuhi nilai/karakter calon karyawan yang diinginkan, pacar sibuk minta perhatian, menggombal, ngajak tidur bareng, dan memintaku bolos kerja part time minggu ini karena akhir minggu dia ujian skripsi !!! Kemarin, ada tawaran kerja di Jakarta, bukan dukungan yang ku dengar. Tetapi curhatan dia tentang tidak ingin pisah kota dan mengajak untuk buka usaha bersama setelah dia lulus... Kapan kau lulus hah ? Jiwa berwirausahaku tidak ada dan memang tidak berniat untuk itu. Pacar tau itu, dari awal ketemu sudah tau ! Udah sebulan aku tidak tinggal bareng pacar, sama saja. Tetap merasa kewalahan, pacar selalu membanding-bandingkan dirinya dengan mantan pacar dan gebetan. Bahkan, dengan bantuan temannya (yang kuyakini juga 100% racun), aku pernah semobil bersama pacar dan mantan pacarku. Bahkan mantan gebetan !

Bingung mau cerita dimana, temen di LINE udah tidur jam segini. Lagipula mereka bisa apa ? Palingan bilang semangat. Mungkin harus doa lagi, kalau bisa pisah saja...


Segere Putuskan saja....Gray, sudah sangat tidak sehat..karena ini pembunuhan karakter...yidak ada saling support..memang sangat beracun


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Jum Mar 29, 2019 2:22 pm 
Offline
Star
Star
Avatar user

Bergabung: Rab Jul 09, 2014 3:44 am
Post: 45
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
"Selamat ya sudah selesai perjuangannya.
Pasti kamu udah lega. Selamat datang di dunia kerja dan semoga
kerjaan dan usahamu lancar ya.
Maaf wisuda nanti aku gabisa datang.
Tapi aku ikut senang kamu sudah selesai kuliahnya.
Aku bangga bisa kenal sama kamu. Adik kecil yang
sudah dewasa.
Terimakasih udah bantuin aku banyak banget
dan sudah ngajarin banyak hal juga.

Sekarang aku udah mulai Gereja lagi, kamu selalu
kudoakan agar selalu dikelilingi orang-orang baik
dan semoga bisa sehat selalu ya !
Aku minta maaf kalau banyak melakukan kesalahan
dan buat kamu tersinggung. Aku selalu mencoba
untuk jadi orang baik dan kalau kau butuh teman,
aku akan coba ada buat nemenin.

Jangan nakal-nakal ya. Kamu orang baik, jadi
pilihlah orang-orang yang baik juga untuk jadi
temenmu.
Walau cuma sebentar, kamu udah rubah aku banyak.
Terimakasih.
Setelah lulus udah buat rencana apa aja ?
Sukses ya buat kamu. Aku yakin kamu
bakal jadi orang besar. Banyak kenangan baik
yang kamu kasih buat aku

Selamat !!!!
27/03/2019"


Ternyata aku yang masih anak kecil, untuk ngasih surat ini saja ga brani. Dia memang pintar pakai topeng. Setelah putus, kok masih mau ngajak aku datang ke pendadaran ? masih bisa tersenyum ketawa ketiwi di depan banyak orang. Ternyata dia memang lebih kuat dari aku.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Jum Mar 29, 2019 2:57 pm 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Rab Mar 14, 2012 1:22 pm
Post: 197
Has Liked: 1 time
Been Liked: 5 times
Selamat untuk si do'i yang sudah lulus....

Untuk Gray.....owh....selamat berjuang


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Kam Apr 18, 2019 3:10 pm 
Offline
Star
Star
Avatar user

Bergabung: Rab Jul 09, 2014 3:44 am
Post: 45
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
I moved to Jakarta, the Capital City !

Bulan ini belum ada hal baik. Duit udah habis, gagal interview, HP baru aja rusak dan ortu dah bilang mending pulang ke rumah saja...
Hubungan dengan ex ternyata ga baik baik, aku di blokir. Padahal waktu nganterin sebelum berangkat ke Jakarta kita janji mau putus baik baik dan menjaga hubungan. Seperti hubungan adik kakak. Tapi, baru 3 hari di Jakarta aku sudah diblokir. Mungkin karena chatinganku terlalu singkat dan ga ngasih cukup perhatian ke dia ??? Well, waktu itu udah ngomong ke dia kalau memang aku chat selalu singkat dan ga suka basa basi. Dia udah tau fokusku bukan ngurusin hubungan lagi. Tapi kerja !

I was nearly raped...
Awal pindah kesini, aku nginep dikost salah satu teman baiku. Belum dapat kost dan waktu itu belum ada temen yang bisa nemenin nyari karena jadwal mereka sibuk semua. Karena udah ga boleh nebeng di kost temen (peraturan kost tamu hanya boleh menginap 1 malam) akhirnya aku minta uang ke ortu buat nyari kost, tapi ortu malah bilang nginep di apartemen anaknya temennya saja. Karena ga mau ngerepotin temenku, jadilah waktu itu ku hubungi saja nomor yang udah dikasih. Ternyata aku memang mengenal anak temen mamaku ini. Waktu kecil dulu, dia sering main ke rumah soalnya. Tadinya mau tinggal bareng di tempatnya selama 2 minggu. Tapi, 3 hari saja aku udah ga kuat tinggal disitu. Setiap malam aku merasa tubuhku selalu dipegang-pegang, bagian bawah diraba-raba. Ini pengalaman baru, aku kaget dan tidak menyangka ! cuma bisa bedoa dalam hati, badanku gabisa bergerak untuk bangun atau menepis tangannya, tapi entah bagaimana karena mungkin aku tidak merespon atau doaku didenger Tuhan akhirnya dia menyerah dan tertidur. 3 Hari yang menakutkan. Setiap malam aku merasa seperti anak perempuan lemah yang jadi korban pemerkosaan ! ini kah rasanya shock sampai gabisa gerak dan bersuara ?

Aku pindah ke salah satu kost di daerah jakarta timur, disini ada teman baiku juga. Hari minggu yang lalu kami dan beberapa teman kuliah dulu gereja bareng di salah satu gereja yang cukup besar di Kota. Aku dikenalkan dengan seorang kakak yang katanya adalah senior di komunitasku dulu. Kami ngobrol banyak soal tips wawancara dan psikotest. Besoknya, aku diajak bertemu di sebuah mall untuk membahas hal yang sama. Kakak ini lumayan pinter, sudah senior, dan teman-temanku merekomendasikan untuk berdiskusi dengannya soal kerjaan/psikotest kerja. Kami ngobrol sampai malam hari, sampai aku harus nginep dikostnya karena trans jakarta sudah tidak beroperasi jam segitu dan memang jarak ke kostku sangat jauh. Hal yang sama terjadi lagi, aku dipeluk dan di rayu-rayu ! padahal aku sudah menceritakan masalah kenapa aku cuman tinggal 3 hari ditempat anak teman mamaku. Untuk kakak yang dibilang pintar, senior, dan rajin gereja ini aku lebih shock lagi. Aku merasa bukan lagi seperti perempuan yang tidak berdaya ! aku merasa seperti anak kecil bodoh yang sengaja di jebak biar bisa nginap dikostnya, dipeluk, rayu dan walaupun aku sudah bisa melawan, tetap saja dirayu dan di cium belakangku. Aku marah dan tidak bisa tidur. Aku segera pergi ketika kakak itu tertidur dan menunggu trans jakarta beroperasi.


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Sen Apr 22, 2019 1:48 pm 
Offline
Super Star
Super Star

Bergabung: Rab Mar 14, 2012 1:22 pm
Post: 197
Has Liked: 1 time
Been Liked: 5 times
Gray-Kun menulis:
I moved to Jakarta, the Capital City !

Bulan ini belum ada hal baik. Duit udah habis, gagal interview, HP baru aja rusak dan ortu dah bilang mending pulang ke rumah saja...
Hubungan dengan ex ternyata ga baik baik, aku di blokir. Padahal waktu nganterin sebelum berangkat ke Jakarta kita janji mau putus baik baik dan menjaga hubungan. Seperti hubungan adik kakak. Tapi, baru 3 hari di Jakarta aku sudah diblokir. Mungkin karena chatinganku terlalu singkat dan ga ngasih cukup perhatian ke dia ??? Well, waktu itu udah ngomong ke dia kalau memang aku chat selalu singkat dan ga suka basa basi. Dia udah tau fokusku bukan ngurusin hubungan lagi. Tapi kerja !

I was nearly raped...
Awal pindah kesini, aku nginep dikost salah satu teman baiku. Belum dapat kost dan waktu itu belum ada temen yang bisa nemenin nyari karena jadwal mereka sibuk semua. Karena udah ga boleh nebeng di kost temen (peraturan kost tamu hanya boleh menginap 1 malam) akhirnya aku minta uang ke ortu buat nyari kost, tapi ortu malah bilang nginep di apartemen anaknya temennya saja. Karena ga mau ngerepotin temenku, jadilah waktu itu ku hubungi saja nomor yang udah dikasih. Ternyata aku memang mengenal anak temen mamaku ini. Waktu kecil dulu, dia sering main ke rumah soalnya. Tadinya mau tinggal bareng di tempatnya selama 2 minggu. Tapi, 3 hari saja aku udah ga kuat tinggal disitu. Setiap malam aku merasa tubuhku selalu dipegang-pegang, bagian bawah diraba-raba. Ini pengalaman baru, aku kaget dan tidak menyangka ! cuma bisa bedoa dalam hati, badanku gabisa bergerak untuk bangun atau menepis tangannya, tapi entah bagaimana karena mungkin aku tidak merespon atau doaku didenger Tuhan akhirnya dia menyerah dan tertidur. 3 Hari yang menakutkan. Setiap malam aku merasa seperti anak perempuan lemah yang jadi korban pemerkosaan ! ini kah rasanya shock sampai gabisa gerak dan bersuara ?

Aku pindah ke salah satu kost di daerah jakarta timur, disini ada teman baiku juga. Hari minggu yang lalu kami dan beberapa teman kuliah dulu gereja bareng di salah satu gereja yang cukup besar di Kota. Aku dikenalkan dengan seorang kakak yang katanya adalah senior di komunitasku dulu. Kami ngobrol banyak soal tips wawancara dan psikotest. Besoknya, aku diajak bertemu di sebuah mall untuk membahas hal yang sama. Kakak ini lumayan pinter, sudah senior, dan teman-temanku merekomendasikan untuk berdiskusi dengannya soal kerjaan/psikotest kerja. Kami ngobrol sampai malam hari, sampai aku harus nginep dikostnya karena trans jakarta sudah tidak beroperasi jam segitu dan memang jarak ke kostku sangat jauh. Hal yang sama terjadi lagi, aku dipeluk dan di rayu-rayu ! padahal aku sudah menceritakan masalah kenapa aku cuman tinggal 3 hari ditempat anak teman mamaku. Untuk kakak yang dibilang pintar, senior, dan rajin gereja ini aku lebih shock lagi. Aku merasa bukan lagi seperti perempuan yang tidak berdaya ! aku merasa seperti anak kecil bodoh yang sengaja di jebak biar bisa nginap dikostnya, dipeluk, rayu dan walaupun aku sudah bisa melawan, tetap saja dirayu dan di cium belakangku. Aku marah dan tidak bisa tidur. Aku segera pergi ketika kakak itu tertidur dan menunggu trans jakarta beroperasi.


OMG...Gray...gak tahu mau komen apa....

Tapi aku pernah alami yang sama....

di ajak kakak tingkat (kuliah) belajar di rumahnya...malamnya pas aku tidur digreayangi...untung aku bisa tahu dan berontak...


Atas
 Profil  
 
 Subjek post: Re: Ready ?Set ? Go !
PostDipost: Sen Sep 23, 2019 3:19 am 
Offline
Star
Star
Avatar user

Bergabung: Rab Jul 09, 2014 3:44 am
Post: 45
Has Liked: 0 time
Been Liked: 0 time
Resign
3 Bulan yang lalu, aku memulai pekerjaan pertama sebagai profesional setelah lulus dari kuliah...
Akhirnya merasakan juga hidup sebagai karyawan di Jakarta ; akhir bulan dapat transferan gaji, bayar kost, asuransi, itung2 budget, nabung buat les, makan siang bareng klien, dll.
Tapi, akhir bulan agustus aku memutuskan untuk resign dan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi karyawan disalah satu perusahaan asing yang berkantor di Jakarta.
Sempat terpikir kembali apa tujuan hidupku di umur 24 ini, setelah bertemu dengan orang orang muda yang perbedaan umur kami cuman 1-2 tahun dibawah sudah mempersiapkan pernikahan mereka, cicil rumah, karir sudah mulai naik, liburan ke luar negeri, mulai rencana usaha sendiri, dll.
Merasa malu karena aku merasa 'tumbuh terlalu lambat'. Baru mendapatkan ijazah S1 awal tahun 2019, pengalaman kerja baru di 1 perusahaan, kenalan sedikit, masih belum bisa kirim duit ke ortu, setrika baju masih belum bener. Beda sama orang orang di tempat kerjaan kemarin. Aku memutuskan resign tanpa pamit, karena aku benci selamat tinggal. Alasan resign karena aku tau dikerjaan ini sangat sulit untuk benar benar bisa settle, harus jadi penjilat, pinter bohong, dan sulit untuk berkembang. Gitu-gitu aja...

Mungkin, kerja keras?
Setelah resign, setiap hari memaksakan diri untuk belajar via internet, google hangout (diajarin temen seumuran yang gaji udah 2 digit), baca pdf dalam bahasa inggris, dengerin penjelasan penjelasan orang India di youtube.
Gambaran dan rencana yang sudah dibuat setelah lulus berbeda dengan keadan sekarang. Mungkin ini kali pertama kalinya aku memaksakan diri dan berusaha keras. Demi kerjaan, demi uang atau ego ku ?

Aku ga takut gagal, sudah ada penolakan sebelumnya.
Pengalaman memang guru yang baik, penyesalan datang kepadaku ketika yah...waktu kuliah sudah selesai.
semua penolakan membuat aku sadar jika selama ini aku terlalu egois dan sombong. Aku merasa marah dan cemburu. Ingin kutunjukan ke dunia kalau aku ga akan kalah...

Yakin !
Jadwal akhir bulan September hanya ada 1 agenda. Test karyawan. Apakah persiapan sudah cukup ? rasanya belum. Yang penting usaha, masih ada beberapa hari sebelum hari test. Katanya kalau kita selalu punya keyakinan, pintu pasti terbuka walau bukan pintu yang didambakan pada akhirnya pintu itu akan terbukti cocok untuk kita (?)
Umur masih muda, banyak kok orang yang masih luntang lantung diluar sana. Yah, semoga akhir tahun 2019 sudah bisa lebih baik


Atas
 Profil  
 
Tampilkan post-post sebelumnya:  Urutkan sesuai  
Postkan topik baru Balas ke topik  [ 17 post ] 

Waktu dalam UTC + 7 jam


Siapa yang online

user yang berada di forum ini: Tidak ada user yang terdaftar dan 11 tamu


gay Ready ?Set ? Go ! Indonesia
Anda tidak dapat membuat topik baru di forum ini
Anda tidak dapat membalas topik di forum ini
Anda tidak dapat mengubah post anda di forum ini
Anda tidak dapat menghapus post anda di forum ini

Lompat ke:  
cron


Gay Indonesia Forum is powered by phpBB® 2012 phpBB Group, Zend Guard V.5.5.0, and phpBB SEO